pubertas anak perempuan.7 Informasi tentang kesehatan reproduksi diperoleh pada pendidikan formal maupun diluar pendidikan formal. Diluar pendidikan formal banyak remaja mendiskusikan tentang kesehatan reproduksi bersama teman, “tentang haid pertama pada wanita yaitu 53,6% dan mimpi basah pada laki-laki yaitu 48%.8
pemanfaatan sumber informasi kesehatan dengan sikap wanita usia subur tentang kesehatan reproduksi ( p-Value = 0,000). Pemanfaatkan sumber informasi kesehatan harus dimaksimalkan
Hasil penelitian: Tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada siswa yang mengikuti kegiatan PIK-R (p-value=0.40). Selanjutnya ada hubungan antara sikap terhadap kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada siswa yang mengikuti kegiatan PIK-R (p-value 0.04)
perilakunya tentang suatu hal. Melalui CTL siswa didorong agar mampu menyadari dengan sendirinya bahwa menjaga kesehatan reproduksi adalah suatu hal yang sangat penting dalam menjaga kesehatan dirinya secara keseluruhan. Manru (2 003) dalam penelitiannya menemukan bahwa pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa [6].
Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduki akan memungkinkan perempuan tidak berperilaku hygiene pada saat menstruasi yang dapat membahayakan kesehatan reproduksinya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku vulva hygiene pada saat menstruasi pada remaja putri usia (13-15) tahun di
Cara menjaga kesehatan organ reproduksi sebenarnya dapat dilakukan dengan menerapkan tindakan sederhana. Namun, banyak orang yang masih belum memahami cara melakukannya. Berikut beberapa cara menjaga organ reproduksi agar tetap sehat. 1. Menjaga kebersihan alat reproduksi. Memastikan alat kelamin Anda selalu dalam keadaan bersih membantu
. 481 464 227 28 217 273 8 212

judul skripsi tentang kesehatan reproduksi wanita